Berita Islamm Mengenai Jodoh
Jodoh merupakan salah satu rahasia Illahi yang sering dipertanyakan oleh
manusia. Banyak persepsi yang muncul jika sudah membahas soal jodoh. Beberapa
orang menganggap bahwa jodoh adalah takdir, dimana Allah telah menetapkan.
Sedangkan kubu lainnya beranggapan bahwa jodoh adalah pilihan, dimana manusia
mampu menentukan pilihan jodohnya sendiri.
tentangjodoh.blogspot.comAyat Al-Quran tentang Jodoh
Terlepas dari itu semua, Allah sudah membocorkan rahasia tentang pasangan
hidup kita dalam Al-Quran, sebagaimana firmannya:
وَٱللَّهُ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا وَجَعَلَ لَكُم مِّنْ
أَزْوَٰجِكُم بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَٰتِ ۚ
أَفَبِٱلْبَٰطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَتِ ٱللَّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ
“Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan
menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan
memberimu rezeki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada
yang bathil dan mengingkari nikmat Allah?””(QS.An-Nahl:72)
Ayat di atas menunjukkan bahwa jodoh adalah salah satu rezeki atau nikmat
yang diberikan Allah kepada kita.
اَلْخـَبِيـْثــاَتُ لِلْخَبِيْثـِيْنَ وَ اْلخَبِيْثُــوْنَ لِلْخَبِيْثاَتِ
وَ الطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِيْنَ وَ الطَّيِّبُوْنَ لِلطَّيِّبَاتِ.
“ Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik. (QS. An Nur:26)
“ Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik. (QS. An Nur:26)
Dari ayat di atas dapat kita pahami bahwa sesungguhnya kita dapat memilih
jodoh kita sendiri dengan mengubah diri kita sendiri.
Allah SWT telah menetapkan jodoh, rezeki, dan kematian kita dalam kitab
Lauh Mahfudz. Namun bukan berarti kita tidka dapat memilih jodoh kita sendiri.
Allah memberikan jalan bagi kita untuk memilih jodoh yang kita inginkan. Hanya
saja jika Anda menginginkan jodoh yang baik untuk Anda maka jadilah pribadi
yang baik, begitu pula sebaliknya jika Anda menjadi pribadi yang tidak baik,
maka jangan mengharapkan jodoh yang baik. Sebagaimana janji Allah di atas.
Hadist tentang Jodoh
Berikut adalah beberapa hadits tentang jodoh yang perlu kamu ketahui,
antara lain:
”Sesungguhnya seorang dari kalian dikumpulkan penciptaannya dalam perut
ibunya selama 40 hari dalam bentuk nuthfah (bersatunya sperma dengan ovum),
kemudian menjadi ‘alaqah (segumpal darah) seperti itu pula. Kemudian menjadi
mudhghah (segumpal daging) seperti itu pula. Kemudian seorang Malaikat diutus
kepadanya untuk meniupkan ruh di dalamnya, dan diperintahkan untuk menulis
empat hal, yaitu menuliskan rizkinya, ajalnya, amalnya, dan celaka atau
bahagianya…” [Diriwayatkan oleh al Bukhari dan Muslim]
Hadist di atas memberitahukan kita bahwa jalan hidup kita telah ditulis
jauh sebelum kita dilahirkan, tapi kita lah yang berusaha menentukan siapa
jodoh kita sesungguhnya,
Dari Ubaid bin Sa’ad, Rasulullah saw bersabda: “Siapa yang menyukai
fitrahku hedaknya ia bersunnah dengan sunnahku, dan termasuk sunnahku adalah
menikah.” (HR. Abu Ya’la – Husain Salim Asad)
Dari Abdullah bin Mas’ud ra, Rasulullah saw bersabda: “Wahai para
pemuda, siapa-siapa di antara kalian yang mampu ba’ah (memberi tempat tinggal)
hendaknya ia menikah, sungguh nikah itu lebih menundukkan pandangan dan lebih
menjaga kemaluan. Dan siapa-siapa yang belum mampu ba’ah maka hendaknya ia
berpuasa, sungguh puasa itu akan menjadi perisai baginya.” (Muttafaq ‘Alayh –
lafazh milik Muslim)
Rasulullah SAW sendiri juga telah menganjurkan bagi umatnya untuk segera
menikah ketika ia telah sanggup.
“Wanita dinikahi karena empat hal; hartanya, nasabnya, kecantikannya dan
agamanya, Maka pilihlah karena faktor agama niscaya engkau beruntung” (HR.
Al Bukhari)
Islam memberikan jalan bagi kita untuk memilih jodoh sendiri tapi Islam
juga mendorong kita untuk memilih pasangan hidup berdasarkan keimanan dan
ketakwaannya daripada tampilan fisik dan hartanya sehingga kita lebih baik
untuk membangun rumah
tangga dalam Islam.
“Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita
shalihah.” (Hadits riwayat Muslim dari Abdullah ibnu Umar)
Jika kita memilih jodoh berdasarkan agamanya seperti hadist di atas, maka
hal itu merupakan harta yang luar biasa yang bisa didapatkan di dunia sehingga
memperoleh keluarga bahagia
menurut Islam.
“Empat perkara yang merupakan kebahagian: seorang wanita (istri) yang
shalihah, tempat tinggal yang luas, tetangga yang baik, dan tunggangan
(kendaraan) yang nyaman. Dan empat perkara yang merupakan kesengsaraan: seorang
wanita yang jelek (agamanya), tetangga yang jelek, tunggangan yang jelek, dan
tempat tinggal yang sempit.” (Hadits ini diriwayatkan pula oleh
Al-Hakim)
Mendapatkan istri yang shalehah menjadi sumber kebahagiaan dalam berumah
tangga sehingga tercipta keluarga
harmonis menurut Islam. Rasul juga menyarankan untuk lebih memilih
perawan daripada janda.
Sebagaimana dalam sebuah riwayat:
Suatu ketika, shahabat Jabir bin Abdillah bersama Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam dalam suatu peperangan. Saat pulang dari perang, beliau
tertinggal dari rombongan disebabkan onta beliau yang kelelahan. Nabi pun
mendatangi beliau dan bertanya, “Ini Jabir?” Jabir menjawab, “Iya Rasulullah.”
“Ada masalah apa Jabir?” Nabi kembali bertanya. Jabir menjawab, “Ontaku lambat
dan kelelahan sehingga aku tertinggal.”
Kemudian Nabi pun menusuk onta Jabir dengan tongkatnya seraya berkata,
“Naiklah!” Jabir pun naik, dan tatkala ontanya melaju kencang, ia pun
menahannya agar tak mendahului Rasulullah. “Engkau sudah menikah Jabir?” Tanya
Rasulullah. “Iya.” Jawab Jabir. “Perawan ataukah janda?” Rasulullah kembali
bertanya. “Janda”. Jawab Jabir kemudian.
Nabi bertanya, “Kenapa tidak menikahi perawan saja? Engkau bisa bermain
dengannya dan ia bisa bermain pula denganmu”. Jabir menjawab, “Aku ini memiliki
saudari perempuan yang banyak. Aku menikahi janda agar ada wanita yang merawat,
mengurusi dan menyisiri rambut mereka”. Nabi pun menasehati, “Adapun jika
engkau telah sampai di rumah, maka kumpulilah istrimu, kumpulilah istrimu” (HR.
Al-Bukhari & Muslim)
Mengapa Rasulullah lebih menyarankan perawan? Hal ini dianggap lebih baik
karena gadis perawan tidak memiliki kenangan pernikahan dengan pria lain,
sehingga seluruh perhatian dan kasih sayangnya akan tercurahkan pada sang
lelaki. Sedangkan janda memiliki kenangan pernikahan dengan pria lain, sehingga
lebih condong membandingkan suaminya yang sekarang dengan suami sebelumnya.
Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shalallahu
‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk menikah dan melarang keras untuk
membujang dan berkata, “Nikahilah wanita yang sangat penyayang dan yang mudah
beranak banyak (subur) karena aku akan berbangga dengan kalian dihadapan para
nabi pada hari kiamat ” (HR Ibnu Hibban 9/338)
Rasul menyarankan untuk menikahi wanita yang subur demi mendapatkan
keturunan yang banyak. Anak merupakan kebahagiaan dalam suatu rumah tangga,
sehingga suami istri menjadi lebih saling mencintai dan menghargai.
“Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan
seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya,
bila diperintah akan mentaatinya, dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga
dirinya.” (HR. Abu Dawud)
Ini sebabnya ketika melamar, lelaki dianjurkan untuk melihat calon
pasangannya terlebih dahulu. Sebab salah satu kebahagiaan dalam rumah tangga adalah
mempunyai pasangan yang mampu menyenangkan mata sang
Setelah menjelaskan mengenai jodoh yang dijelaskan dalam
islam, kami akan menjelaskan hal lain yang masih ada kaitannya dengan islam.
Dalam islam tentunya terdapat bangunan yang digunakan sebagai tempat ibada bagi
umat islam, yaitu masjid. Dalam masjid tentunya terdapat perlengkapan-perlengkapan
yang sering kita jumpai. Dan salah satu perlengkapan tersebut yaitu jam digital
masjid. Jam digital masjid saat-saat ini memang sedang banyak yang mencari. Jam
digital masjid ini sangat memudahkan umat islam dalam mengatur jadwal sholat.
Fitur-fitur yang terdapat di dalamnya pun canggih-canggih. Dalam jam digital
masjid sendiri semestinya perlu disetting terlebih dahulu. Cara menyeting jam digital
masjid dengan remote. Jam digital masjid ini sudah banyak yang memproduksi,
salah satunya Smart Techno. Bagi kalian yang ingin mengetahui tentang produk
Smart Techno, dapat kunjungi website kami di www.jadwaldigital.com
Sumber::
Komentar
Posting Komentar